Seorang teman saya sempat mengatakan “Ra, gue ragu sama masakan Indonesia yang ada di restoran,” ucap Michael Richards kepada saya ketika kami dalam perjalanan menuju restoran masakan Indonseia di kawasan Kemang. Keraguannya tersebut bukan tanpa alasan, Bela. Mungkin sebagian dari kita setuju kalau kita menyantap hidangan khas Indonesia di restoran mewah, biasanya rasanya justru kurang nikmat atau ‘kurang rumahan’ alias bumbunya kurang mantap, lalu kita mengeluh “ah enakan masakan Ibu gue.”
Tapi anggapan tersebut ternyata benar-benar mengubah pikiran kami selama ini sejak datang ke Nusa Indonesian Gastronomy, restoran di kawasan Kemang Raya. Impresi yang kami dapatkan benar-benar wah tanpa kepalsuan.
Memang restoran ini dimiliki oleh seorang chef ternama. Tapi spesialnya chef Ragil sebagai owner resto ini benar-benar chef yang tidak menghilangkan cita rasa masakan Indonesia dari setiap menu yang dihidangkan. Bahkan, ia benar-benar menjelajahi berbagai daerah untuk mendapatkan bumbu autentik daerah setempat dan berguru kepada ibu-ibu setempat bagaimana memasak menu daerah yang ia sambangi. Hasilnya? Benar-benar membuat saya dan Myq (begitu kami menyapa Michael) takjub, benar-benar merasakan klimaks ketika menyantap tujuh hidangan ini.
