Banyak cara bagi umat muslim untuk melimpahkan rahmah atau kasih sayang kepada Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah membacakan salawat dalam dzikir setelah selesai salat.
Salawat Jibril bisa menjadi salah satu amalan yang bermakna permohonan doa kepada Allah. Tak hanya itu saja, amalan salawat Jibril bertujuan agar Nabi Muhammad memberikan syafaat atau perlindungan kepada orang tersebut di hari kiamat kelak.
Umat muslim dianjurkan untuk selalu mengamalkan salawat Jibril agar mendapat keberkahan, baik dari segi rezeki atau kesehatan serta perlindungan di dunia.
Allah SWT juga memerintahkan kepada umat muslim agar senantiasa melantunkan Salawat Jibril kepada Nabi Muhammad. Bahkan Allah dan malaikat pun ikut bersalawat kepada Nabi Muhammad.
Perintah tersebut tertuang dalam Alquran Surah Al Ahzab ayat 56 sebagai berikut.
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
Innallaha wa mala`ikatahu yusalluna 'alan-nabiyy, yaa ayyuhallazina aamanu sallụ 'alaihi wa sallimụ taslimaa
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."