Album tersebut dirilis bersamaan dengan film pendek yang IAN kerjakan sendiri. Film pendek tersebut akan terbagi menjadi beberapa part mengikuti albumnya. Part 1 “Official Miito Movie” telah dirilis pada Jumat kemarin.
Dalam film yang diunggah di kanal YouTube DPR IAN, memiliki durasi 7 menit 44 detik dan di dalamnya termasuk highlight dari lagu “Seraph”, “1 Shot”, “Mood”, dan “Ribbon”. Talenta artistiknya ia tumpahkan di film pendek tersebut yang benar-benar menggambarkan ciri khasnya.
Kisah 'MIITO' dibuka dengan lagu intro "Seraph", ketika Mito memberikan monolog terdistorsi: "Dan saat Anda meletakkan rahmat Anda pada saya / Langit mulai memutih / Dan bintang-bintang mulai berjatuhan."
“Ceritanya jauh lebih luas. Anda lihat asal-usul Mito yang dulunya malaikat agung, kemudian berubah menjadi, saya kira, dia adalah iblis,” jelas DPR IAN. "Tapi itu karena cinta murni, dan pengkhianatan dari cinta itu," tambahnya.
Dalam film barunya yang gelap dan sedikit depresif, sang musisi bertarung, bernyanyi, dan menari melalui perjalanan Mito. Ia merinci setiap momen setelah kejatuhannya yang alkitabiah dari kasih karunia. Baginya, keseluruhan albumnya adalah sebuah karya bukan hanya tittle track-nya saja.
Dari situlah muncul gagasan untuk membuat albumnya ini menjadi film pendek seperti musikal. Ia melangkah menjadi pendongeng, yang menyampaikan ceritanya dengan akting dan tarian, dengan harapan untuk menerjemahkan ceritanya.
“Saya menari, saya berakting, dan saya tampil karena saya ingin menceritakan kisah saya dengan lebih baik. Itu sebabnya. Bukan karena saya ingin menjadi aktor, bukan karena saya ingin menjadi penari yang baik. Saya ingin menjadi ahli dalam hal itu, sehingga lebih meningkatkan cerita yang saya ceritakan,” tutur IAN.