Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You
    Simak 3 Kunci Utama untuk Mengatasi Atasan yang Banyak Maunya
    Suits/USA Network/ew.com

    Bisa menghadapi Atasan dengan baik memang membutuhkan adaptasi. Hal ini dikarenakan nggak semua Atasan bisa diajak kerjasama dengan baik dan menyenangkan. Sebagai karyawan yang masih dalam proses belajar seringkali kamu bingung untuk memahami maksud dari Atasan saat memberikan pengarahan. Padahal, ia ingin kamu bekerja melebihi ekspektasinya. Disisi lain, keputusannya yang seringkali berubah semakin membuatmu bingung harus bagaimana, simak 3 cara menghadapinya.

    1. Hindari bersikap arogan

    Suits/USA Network/pinterest.com

    Perasaan jengkel dan ingin bersikap tegas seperti ingin kamu tunjukkan. Akan tetapi, kamu pun memahami bahwa tindakan yang seperti itu nggak akan menyelesaikan masalah. Untuk itu, nggak ada salahnya kalau kamu mendengarkan dengan cermat apa yang menjadi keinginan Atasanmu. Jangan ragu untuk bertanya kalau kamu mengalami kesulitan atau kebingungan. Emosi yang kurang stabil bisa mempengaruhi pemahamanmu dan catat beberapa poin penting ketika ia menyampaikan arahannya. Dari catatan itu kamu bisa mengetahui maksudnya.

    2. Berikan informasi apa adanya

    Suits/USA Network/usanetwork.com

    Apabila yang diinginkan Atasan menurutmu mustahil untuk dilakukan, nggak ada salahnya kamu memberikan informasi dengan menunjukkan beberapa data. Itu akan membantunya untuk mengambil langkah lain daripada kamu hanya diam saja. Atasan dengan tipe yang seperti ini bukan ingin menguji kemampuanmu tapi ia butuh karyawan cerdas agar bisa diajak untuk menyelesaikan tugas kerja dengan baik. Hindari untuk menunda memberikan informasi penting walaupun ia terlihat sibuk karena, feedback sangat penting baginya.

    3. Fokus

    Suits/USA Network/cinemazzi.com

    Apabila ini pekerjaan utama yang harus segera diselesaikan maka poin satu dan dua wajib kamu lakukan dengan maksimal. Hindari untuk mengerjakan pekerjaan lain yang menurutmu lebih mudah. Tetapi, jika ini bukan pekerjaan utama maka, ada baiknya kamu kembali melihat agenda kerja  dan menyelesaikan pekerjaan utamamu. Hal ini dikarenakan bahwa tanggungjawabmu lebih besar pada pekerjaan utamamu. Atasan akan dengan mudah menyalahkanmu apabila kamu nggak menyelesaikannya dengan baik.

    Bukan ia nggak bisa mengambil keputusan dengan cermat dalam satu kali ambil. Tapi, ia juga harus memikirkan peluang dan hambatan kedepannya. Stay positive.

    Editorial Team

    Related Article

    coba artikel tabel popbela01 Okt 2025, 16:50 WIBCareer
    dwed23 Sep 2025, 14:59 WIBCareer
    artikel pake gambar asli 23 Sep 2025, 14:41 WIBCareer