Lounge in The Sky pertama kali beroperasi pada Mei 2006 di Brussels, Belgia. Sedangkan Indonesia menjadi negara ke-3 di dunia dan kedua di Asia, yang menghadirkan Lounge in The Sky—setelah Belgia dan Malaysia. Kehadiran wahana ini merupakan hasil kerjasama antara Mangkuluhur City dan DITS ASIA, serta Boca Rica Tapas Bar & Lounge.
Untuk meyakinkanmu, Lounge in the Sky ditopang oleh telescopic boom crane asal Eropa, seberat 200 ton. Wahana ini menggunakan standar keselamatan tinggi dan memenuhi persyaratan dari German norm DIN 4112 yang telah dikonfirmasi oleh TÜV SÜD (organisasi sertifikasi internasional asal Jerman).
Apakah ada ketentuan berat badan? Tentu saja, Bela. Setiap kursi memiliki batas beban maksimal 150 kg, mengikuti standar internasional. Setiap sesi juga dibatasi maksimal 32 konsumen, dengan seluruh awak kru menggunakan masker. Sehingga tidak hanya faktor keselamatan, melainkan kenyamanan juga diperhatikan.