www.who-are-invited.com
Ketika Dia Lebih Memilih Sainganku yang Memiliki Harta dan Tahta

Mencintai seseorang kadang membuat dunia serasa sempit. Saat kamu datang dan berdiri dihadapanku, aku merasa terbang meninggalkan pijakan. Kamu meninggalkanku dan hidup bersama wanita lain, dan saat itulah aku mulai mengerti bahwa kamu bukan jodohku tapi akhirnya tuhan berkehendak lain pernikahanmu gagal dan harapanku mulai kembali lagi terbuka.

Kamu adalah pria yang mampu menjadikan gelap menjadi terang dan mampu mengetarkan hati setiap aku berada didekatmu. Indah, senang dan gelisah menjadi satu. Namun apa daya dan upayaku, harapan dan impian adalah semu. Langit serasa runtuh dan bumi serasa berguncang keras. Aku tidak menyangka takdir berkata lain. Tuhan berkehendak lain dengan semua impianku, aku mulai mengerti arti dari pengorbanan dari sebuah keikhlasan. Aku akui aku hanya orang yang memiliki banyak mimpi, keinginan dan harapan. Tapi nikmat dunia selalu mengalahkan kehebatan cinta dan keikhlasan sebuah ketulusan menyanyangi.

Harta mengalahkan egoku, mengalahkan panjangnya rasa ini dan mengalahkan luasnya rasa cinta ini, aku sadar aku adalah setetes air dari luasnya samudera dan setitik tinta dari selembar kertas. Aku hanya bisa mengiklaskan dirimu tanpa pernah memperpanjang sebuah cerita. Aku sadar aku bukanlah wanita yang orang tuamu inginkan. Pahit rasanya mengiklaskan apa yang tidak pernah ingin ku ikhlaskan dan manis rasanya mengingat cinta kita. Aku hanya bisa mengambil hikmah dari semua yang aku alami. Mungkin ini adalah cara Tuhan menyanyangiku. Terimakasih, untuk kamu yang telah memberi kenangan yang tidak bisa kulupakan.

![[QUIZ] Inisial Nama Ini Serindu Itu Sama Kamu, Cek!](https://image.sotogubeng.com/post/20250821/MwhltQgwgt_ada90762-3fb3-41f2-bdf3-639206d26aec.jpg)













