Mempunyai gebetan bisa menjadi penyemangat. Menurut Dr. Suzanne Degges-White, Ph.D., ketua dan profesor pendidikan konseling dan konselor di Northern Illinois University, saat mengetahui orang yang kita taksir memiliki pasangan, kita akan merasa sakit hati seperti layaknya putus. Bedanya, perasaan yang kita curahkan untuk orang yang ditaksir nggak sebesar perasaan yang sudah kita curahkan pada pasangan kita.