pexels.com/pavel-danilyuk
Bukan hanya dapat meluapkan kekecewaan, kamu juga bisa mengungkapkan perasaan dan emosi yang dirasakan dengan penuh makna melalui kata-kata sedih kehidupan keluarga. Kamu dapat memilih kata-kata berikut yang sangat menggambarkan keadaan perasaanmu.
1. "Keluarga tanpa komunikasi ibarat rumah tanpa pondasi."
2. "Surga yang nyata saat ini yang bisa kita rasakan adalah rumah kita yang dipenuhi kehangatan dari keluarga kita."
3. "Satu hal yang aku pelajari, satu kebohongan cukup untuk mempertanyakan semua kebenaran."
4. "Bukankah ini lucu? Orang-orang yang sangat ingin aku jaga adalah orang-orang yang tidak menginginkanku ada di dunia."
5. "Masalah apa pun di dalam keluarga, besar maupun kecil, biasanya dipicu komunikasi yang buruk. Sehingga hal-hal sederhana menjadi masalah besar."
6. "Ketika merasa lelah dan kecewa, kemudian kamu sadar bahwa kamu sendirian dan jauh dari keluarga, artinya kamu sedang belajar tentang kehidupan dan kenyataan sesugguhnya."
7. "Apakah kasih sayang dalam keluarga tidak bisa sama rata? Mengapa hanya aku satu-satunya dijauhi dan diabaikan? Apakah aku tidak layak dicintai?"
8. "Aku tidak ingin mengatakan ini, tapi keluargaku terasa asing. Aku seperti hidup satu atap dengan orang-orang yang sama sekali tidak kukenal atau mengenaliku."
9. "Orangtua yang tidak bisa berdamai dengan dirinya akan menumbuhkan anak-anak penuh luka."
10. "Apa itu keluarga? Bagaimana bila keluarga bukanlah tempat untuk menumpahkan lelah dan bahagia? Keluarga ini terasa kosong dan hampa. Tidak napas-napas kehidupan di dalamnya."
11. "Akhirnya, aku menyakini bahwa keluarga yang baik dibangun dengan cinta, dimulai dengan kasih sayang, dan dipelihara dengan kesetiaan."
12. "Percayalah, keluarga adalah tempat terbaik untuk berbagi."
13. "Tahukah kamu? Salah satu yang aku ingin lakukan adalah membuat keluarga bahagia. Namun, aku tidak bertanggung jawab atas kebahagiaan orang lain. Aku bertanggung jawab pada kebahagiaanku sendiri."
14. "Terkadang aku menangis dan iri ketika seorang teman menceritakan kehangatan bersama keluarganya."
15. "Banyak orang bilang, keluarga adalah tempat terbaik untuk kita belajar tentang sebuah pengorbanan. Sayangnya, keluargaku tidak demikian."
16. "Aku sedang belajar mempraktikkan ungkapan 'tunjukkan senyum di hadapan orang banyak, tangis di hadapan sahabat, pengorbanan di hadapan keluarga, dan rasa beryukur di hadapan Tuhan'."
17. "Benarkah jika kita ikhlas dalam berupaya untuk kebahagian hidup keluarga, Tuhan akan memudahkan dan menunjukkan jalan."
18. "Kebahagiaan kadang berawal dari kebersamaan bersama orang-orang terdekat seperti keluarga."
19. "Apakah keluarga memang tempat kembali yang paling aman? Bagaimana bila keluarga adalah sumber ketidakamanan yang menyebabkan kita pergi ke psikolog setiap waktu."
20. "Keluarga akan selalu berada di dekatmu hingga kamu bisa bergerak berhasil ataupun terjatuh, karena memang mereka selalu mencintaimu apa adanya."
21. "Zaman memang sudah berubah, tapi manusia tetap sama. Kita tetap butuh cinta, kebahagiaan, dan kehangatan sebuah keluarga."
22. "Orang-orang bertanya kenapa aku susah sekali memercayai mereka. Lantas, bagaimana bisa aku menaruh percaya pada keluarga yang tidak bisa dipercaya? Bukankah mereka sering mengabaikan janji dan menganggapnya seolah tidak ada?"
23. "Lebih baik hidup sederhana tapi bermakna, daripada hidup mewah tapi mengorbankan cinta keluarga."
24. "Apalah arti keluarga bila harta dan tahta dapat merusak keutuhan yang sudah bertahun-tahun terjaga."
25. "Sesibuk apa pun kamu, keluarga merupakan tempat pulang. Uang dan popularitas tak mampu membayar kebersamaan dengan keluarga."