Survei membuktikan sebanyak 83% pengguna media sosial remaja mengatakan bahwa media sosial membuat mereka merasa lebih terhubung dengan informasi tentang kehidupan teman-teman mereka. 68% mengatakan bahwa orang-orang di media sosial dapat dengan cepat memberikan support ketika mereka mengunggah kegalauan atau memberikan bantuan cepat dan langsung saat mereka membutuhkannya.
Fakta lainnya, sebanyak 53% remaja mengakui kecewa jika mereka nggak diundang di acara teman mereka yang di posting di media sosial. Selain itu, sebanyak 21% melaporkan, merasa kehidupannya nggak menyenangkan setelah melihat postingan kehidupan teman-temannya di media sosial.
Bukan hanya itu, sebanyak 68% remaja pengguna media sosial (52% dari semua remaja) mengatakan bahwa mereka telah mengalami drama dengan teman-teman mereka di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan sebagainya. 26% dari semua remaja memiliki konflik dengan seorang teman tentang sesuatu yang terjadi secara online atau melalui pesan teks.
Media sosial memang membuat kita lebih terhubung dengan banyak orang. Ada baiknya, selaku pengguna yang bijak, kita perlu mengontrol media sosial kita. Nggak semua kehidupan pribadi harus kita bagikan di media sosial. Kita nggak pernah tahu, apakah unggahan kita bisa menyinggung seseorang atau unggahan kita bisa menjadi kesempatan seseorang untuk melakukan tindak kejahatan.