Bukan, tulisan ini bukanlah sebuah penyesalan aku dilahirkan sebagai perempuan. Bukan juga menghardik Tuhan yang Maha Esa yang menciptakan Hawa. Tapi aku hanya ingin mewakili suara perempuan dan bagaimana beban yang kita tanggung sebagai perempuan di Indonesia. Setidaknya biarkan sahabat perempuanmu, pacarmu, lelakimu, atau sahabat lelakimu menyadari kalau di zaman modern ini, kami masih saja belum selamat dari 'pelabelan' ini.