- Monang Siringoringo sebagai Direktur Eksekutif Teknologi Informasi
- Nur Budiantoro sebagai Direktur Group Komunikasi dan Hubungan Lembaga
- The Daniel sebagai Direktur Group Pengelolaan Data Bank
- Vitri Pascauli sebagai Direktur Group Regulasi Lembaga
- Haydin Haritzon sebagai Plt. Direktur Group Layanan Umum
- Aroma Patria Perdana sebagai Plt. Direktur Group Resolusi dan Hubungan Investor Asuransi
LPS Lantik Pejabat Baru, Targetkan Program Penjaminan Polis Siap di 20

Bandung, IDN Times – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi melantik sejumlah pejabat baru untuk mengisi posisi strategis sebagai Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi hingga Kepala Tim. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari reorganisasi internal sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi tantangan industri jasa keuangan, termasuk rencana implementasi Program Penjaminan Polis (PPP).
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari penguatan institusi agar tetap menjadi lembaga resolusi yang terdepan dan terpercaya.
“Momentum ini tidak hanya sekadar seremonial pergantian pejabat. Industri jasa keuangan masih menghadapi berbagai tantangan, baik domestik maupun global. Oleh karenanya kami bersiap diri dan menambah kekuatan dengan melantik pejabat baru,” ujarnya di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menambahkan bahwa reorganisasi ini juga menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi kemungkinan percepatan Program Penjaminan Polis.
LPS, kata dia, siap menyelenggarakan PPP apabila kebijakan tersebut diimplementasikan pada 2027, lebih cepat dari jadwal semula pada 2028. Berdasarkan pengalaman LPS dalam program penjaminan simpanan perbankan, keberadaan skema penjaminan terbukti mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga.
1. Deretan pejabat strategis yang dilantik

Dalam pelantikan tersebut, LPS menunjuk sejumlah pejabat untuk posisi kunci, di antaranya:
Penempatan ini dinilai krusial, terutama dalam penguatan tata kelola data, regulasi, hingga komunikasi kelembagaan.
2. Penguatan di level divisi dan tim teknis

Selain posisi direktur, LPS juga melantik 9 Kepala Divisi dan 25 Kepala Tim untuk memperkuat lini operasional. Beberapa di antaranya:
- Bayu Permana Jati sebagai Plt. Kepala Divisi Edukasi, Humas, dan Hubungan Kelembagaan KPW II Surabaya
- Firman Kusbianto sebagai Kepala Divisi Hukum Pendukung
- Rhein Valleno Oktoriansyah sebagai Plt. Kepala Divisi Kehumasan
- Andreas Suryo Adhitama sebagai Plt. Kepala Divisi Pelaksanaan Resolusi Bank I
- Nidya Rose Wahyuni sebagai Plt. Kepala Divisi Pengelolaan Likuiditas dan Setelmen
- Steffanie Berlian Simatupang sebagai Plt. Kepala Divisi Pengelolaan Rencana Resolusi Bank
- Achmad Rasyad Rangkuti sebagai Plt. Kepala Divisi Pengelolaan SCV Polis
Penguatan pada level teknis ini dinilai penting untuk mendukung kesiapan operasional apabila PPP mulai berjalan.
3. Respons atas tantangan industri jasa keuangan

Reorganisasi ini juga menjadi respons terhadap dinamika industri jasa keuangan yang masih dibayangi ketidakpastian global. LPS menilai, penguatan struktur dan sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Dengan struktur baru tersebut, LPS menegaskan komitmennya untuk tetap adaptif, responsif, dan mampu menjalankan mandat penjaminan, baik di sektor perbankan maupun asuransi, demi menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan Indonesia.












