Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Ini 7 Hal yang Terjadi dalam Tubuh Saat Kamu Bercinta dengan Pasangan

Ini 7 Hal yang Terjadi dalam Tubuh Saat Kamu Bercinta dengan Pasangan
pinterest.com

Jantung yang berdebar, kulit yang merona, perasaan mengantuk, adalah beberapa efek yang kamu rasakan setelah bercinta. Ketiganya terjadi nggak hanya karena gairah yang kamu dan pasangan keluarkan, tetapi karena adanya proses yang terjadi pada organ tubuhmu. Wah, memangnya apa yang terjadi dalam tubuh selama bercinta? Melansir dari Prevention, ini dia yang perlu kamu tahu!

Pada saat melakukan hubungan dan setelahnya, hormon endorphine melonjak. Hal ini memicu perasaan senang, menimbulkan relaksasi yang mendalam, dan mengurangi rasa sakit. Selain itu, hormon oksitosi turut meningkat karena kontak fisik yang kamu lakukan dengan pasangan sehingga menimbulkan perasaan kasih sayang, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi stres.

Melakukan aktivitas seks membuat tubuhmu menjadi aktif. Ini membuat seluruh tubuh, terutama bagian intim membutuhkan aliran darah. Jadi, jantungmu akan berdetak lebih cepat untuk memompa darah ke bagian-bagian tersebut. Tarikan napasmu juga akan semakin cepat untuk mengimbanginya. Kondisi seperti ini yang membuat seks sama seperti olahraga.

Seiring denyut jantung yang meningkat, pembuluh darah dalam tubuh turut melebar, sehingga memudahkan aliran darah ke bagian tubuh yang dituju. "Banyaknya aliran darah ke bagian intim menjadi salah satu alasan terjadinya ereksi pada laki-laki dan lubrikasi pada perempuan," ujar Lauren Streicher, MD, clinical associate professor of obstetrics and gynecology dari the Feinberg School of Medicine.

Saat pembuluh darah melebar, berarti aliran darah pun semakin lancar. Ini akan membuat kulit wajahmu terlihat merona dan glowing.

Selama bercinta, terjadi kontraksi otot dalam tubuh, terutama pada bagian dasar panggul, sekitar perut, dan otot kaki untuk persiapan klimaks. Tubuh pun akan menegang sebelum akhirnya merasakan relaksasi yang nikmat dari orgasme.

Aliran darah ke area intim nggak hanya merangsang terjadinya lubrikasi pada vagina, tetapi juga pembengkakan pada labia dan klitoris. Efek ini dapat meningkatkan rangsangan fisik secara langsung pada area itu.

Aliran darah yang juga ikut mengalir ke payudara membuatnya jadi lebih besar dan sensitif. Bagian puting pun akan ikut memberi reaksi yang sama. 

Tujuh hal ini yang kemudian membuat tubuh menjadi lebih rileks dan rasanya ingin berpelukan setelah bercinta dengan pasangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jennifer Alexis Tanjung
EditorJennifer Alexis Tanjung
Follow Us

Latest in Beauty

See More

Kenapa Telinga Bayi Bau? Mama Perlu Waspada

06 Mar 2026, 08:46 WIBBeauty
artikelPopbelaDraft-k7ix

artikelPopbelaDraft-k7ix

03 Feb 2026, 15:15 WIBBeauty
artikelPopbelaPublish-87i5

artikelPopbelaPublish-87i5

03 Feb 2026, 15:13 WIBBeauty
artikelPopbelaPublish-o4i9

artikelPopbelaPublish-o4i9

03 Feb 2026, 14:53 WIBBeauty
artikelPopbelaPublish-za77

artikelPopbelaPublish-za77

03 Feb 2026, 13:41 WIBBeauty
COBA FAQ

COBA FAQ

15 Des 2025, 13:55 WIBBeauty
test game review

test game review

30 Nov 2025, 00:00 WIBBeauty
Game review testing

Game review testing

25 Nov 2025, 13:25 WIBBeauty
Artikel game review

Artikel game review

21 Nov 2025, 13:33 WIBBeauty