Korban Broken Home Bisa Jadi Pacar yang Baik, Asal Kamu Paham 9 Hal Ini

Tidak ada satu pun korban broken home yang bisa seperti anak dari “keluarga normal” umumnya. Mereka menyimpan rasa sakit yang sangat dalam. Tapi bukan berarti mereka tidak bisa jadi pasangan yang baik. Sejumlah masalah pasti akan muncul, tapi kamu bisa mengatasinya asal sudah paham 9 hal berikut ini.
1. Dia tidak mudah percaya

2. Dia merasa tidak pantas untukmu

3. Awalnya dia hanya fokus tentangmu saja

Tapi begitu dia tahu kamu bisa menjadi pasangan yang baik untuknya, maka sikapnya akan berubah 180 derajat. Dia yang awalnya minder dengan kondisi keluarga, pelan-pelan bisa lebih terbuka. Dia tidak lagi canggung menceritakan kondisi keluarganya. Meski dia tahu kamu tidak bisa membantu apa-apa, dia sudah merasa nyaman karena kamu mau mendengarkannya.
4. Seolah dia tidak membutuhkanmu

5. Akan susah memintanya untuk bertemu keluargamu

6. Dia tidak suka beradu argumen

7. Dia akan canggung ketika membahas pernikahan

Sebagai anak laki-laki yang besar di keluarga broken home, awalnya dia akan merasa canggung ketika kamu mulai menyinggung soal pernikahan. Ini karena dia sendiri selama ini tidak mendapatkan contoh pernikahan yang baik. Tapi jangan khawatir, sebagai orang yang pernah menjadi korban kegagalan rumah tangga, dia justru akan berusaha dengan giat agar rumah tangganya kelak bisa lebih baik.