Buka Donasi, Pangeran Harry dan Meghan Markle Tolak Hadiah Pernikahan

Setiap pasangan berhak menentukan seperti apa pesta pernikahannya diselenggarakan. Ada yang mengadakan resepsi mewah, ada juga yang memilih menikah di yayasan atau panti asuhan supaya bisa berbagi kebahagiaan dengan yang membutuhkan. Konsep menikah secara sederhana ini nggak selalu dilakukan oleh pasangan dengan dana pas-pasan lho, tapi hal ini juga dilakukan oleh anggota kerajaan Inggris.
Yes, Pangeran Harry dan kekasihnya, Meghan Markle, yang akan menikah pada 19 Mei 2018 mendatang, menyatakan bahwa mereka nggak menginginkan hadiah dari para tamu undangan. Alih-alih menerima hadiah, pasangan yang mulai menjalin hubungan tahun 2016 silam ini ingin para undangan mendonasikan uangnya kepada yang membutuhkan.

Pangeran Harry dan Meghan telah memilih 7 yayasan yang nantinya akan menerima donasi dari pernikahan mereka. Melansir dari People, ketujuh yayasan tersebut dipilih bukan karena memiliki hubungan formal dengan Pangeran Harry atau Meghan, tapi mereka dipilih karena merepresentasikan isu sosial yang menjadi perhatian Pangeran Harry dan Meghan. Hal itu meliputi olahraga untuk perubahan sosial, pemberdayaan perempuan, konservasi, lingkungan, tuna susila, HIV dan donasi kepada anak-anak yang kehilangan orangtuanya saat menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Donasi sebagai ‘hadiah’ dari para tamu undangan ini rupanya terinspirasi dari pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton pada tahun 2011 lalu. Donasi yang berhasil dikumpulkan saat itu adalah sebesar 1 juta Poundsterling atau sekitar 19,4 triliun rupiah, sebuah jumlah yang nggak sedikit dan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Punya tujuan mulia, pihak kerajaan menyatakan bahwa Pangeran Harry dan Meghan ingin sebanyak-banyaknya orang bisa merasakan manfaat dari semangat berbagi ini.

Well, konsep menikah memang ada di tangan calon pengantin. Tinggal kita sendiri yang bisa menentukan, apakah kita ingin pernikahan kita diingat orang lain atau bermanfaat bagi orang lain. Kalau kamu sendiri gimana Bela, kira-kira konsep pernikahan apa yang ingin kamu pakai nanti?