Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You
Age VerificationThis content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

Ini Dia 5 Perbedaan Titik Erotis P-spot dan F-spot pada Laki-laki

Pexels.com/Deon Black
Pexels.com/Deon Black

Pada dasarnya, laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki titik sensitif yang bisa merangsang pengalaman orgasme saat berhubungan seksual. Untuk kaum perempuan ada area G-Spot dan A-spot. Selama ini kedua spot tersebut selalu menjadi bahasan menarik, salah satu alasannya karena kepuasan perempuan yang sulit ditebak.

Nah, sama halnya dengan perempuan, laki-laki juga memiliki titik sensitif yang membuatnya bergairah dan mencapai orgasme. Titik tersebut adalah P-Spot dan F-pot. Di mana sajakah letaknya?

Artikel dari Popbela berikut ini bisa menjawabnya sekaligus memberi informasi mengenai perbeda keduanya. Langsung saja disimak perbedaan P-spot dan F-spot ini yuk!

1. Letak titik P-spot dan F-spot

pixabay.com/users/derneuemann-6406309/
pixabay.com/users/derneuemann-6406309/

Perbedaan P-spot dan F-Spot yang pertama, yaitu terkait letak posisinya. P-Spot adalah titik sensitif laki-laki di kelenjar prostat yang letaknya di tiga perempat jari dari anusnya atau di bawah kandung kemih. Ukurannya ini seukuran kacang kenari dan memiliki banyak saraf sensitif yang bisa merangsang orgasme. 

Sedangkan F-Spot adalah titik frenulum, titik di mana pangkal penis bertemu dengan ujung batas penis, atau tempat bertemunya kelenjar saraf. Spot ini sering disamakan dengan klitoris pada perempuan, karena sama-sama sebagai titik erotis untuk mencapai orgasme.

2. Besar pengaruh area P-spot dan F-spot terhadap orgasme

Unsplash.com/Scott Sanker
Unsplash.com/Scott Sanker

Dibandingkan dengan penis, titik P-Spot atau kelenjar prostat lebih banyak terhubung dengan syaraf sensitif. Itulah mengapa, baik saat dirangsang langsung maupun tidak, titik ini akan meningkatkan intensitas orgasme pada laki-laki secara maksimal. Jadi, ketika laki-laki melakukan penetrasi, maka P-Spot akan terjepit dan bisa menimbulkan sensasi luar biasa. 

Di sisi lain, area F-spot bisa memberi pengaruh untuk mencapai orgasme setelah disentuh perlahan hingga liar. Artinya, kamu perlu banyak melakukan gerakan yang bisa menambah gairah seksual dulu supaya pasangan bisa mencapai orgasme.

3. Tingkat sensitif P-spot dan F-spot

Pexels.com/Nataliya Vaitkevich
Pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Perbedaan P-spot dan F-spot selanjutnya terkait tingkat sensitivitasnya. Meski sama-sama berpengaruh terhadap orgasme, titik P-spot memiliki tingkat sensitivitas yang lebih besar. Pasalnya, hanya dengan memijatnya secara lembut saja, laki-laki sudah bisa mencapai orgasme. Selain itu, areanya juga mudah ditemukan sehingga bisa lebih cepat dalam mencapai orgasme. 

Sedangkan untuk F-spot lebih sulit untuk mencapai orgasme karena tingkat sensitifnya lebih rendah. Kelenjar ini berada di bagian bawah penis dan untuk merangsangnya kamu perlu melakukan permainan seks oral yang harus melibatkan lidah dan juga terbilang liar.

4. Cara merangsang titik P-spot dan F-spot

Pexels.com/Dainis Graveris
Pexels.com/Dainis Graveris

Untuk titik P-spot cara merangsangnya sama seperti dengan merangsang G-spot pada perempuan, yaitu dengan menyentuh atau memijat secara lembut maka orgasme yang kuat sudah bisa didapat. Kamu bisa memijatnya menggunakan bantuan pelumas seperti lotion, baby oil, atau minyak pijat. Jangan lupa untuk variasikan gerakan dengan pijatan memutar. 

Lalu, untuk merangsang titik F-spot bisa dilakukan dengan menyentuh daerah tersebut dengan ibu jari sambil menggenggam bagian kepala penis. Cara lainnya, kamu bisa merangsangnya dengan melakukan seks oral. Gerakan permainan lidah dan jari-jari tangan bisa membantu pasanganmu mencapai orgasme.

5. Posisi seks untuk merangsang P-Spot dan F-Spot

Pexels.com/Andrea Piacquadio
Pexels.com/Andrea Piacquadio

Dikarenakan cara merangsangnya yang cukup mudah, maka posisi seks yang cocok untuk area P-Spot adalah dengan mengawalinya lewat foreplay, lalu memberi pijatan dan sentuhan menggunakan bibir. Setelah itu, baru mencoba posisi lain, karena memang mudah untuk mencapai rangsangannya.

Sedangkan untuk F-Spot bisa dengan posisi bercinta seks oral. Posisi ini mampu membuat laki-laki terangsang dan mencapai orgasme lebih cepat, sehingga bisa mencoba posisi seks yang lainnya. 

Itu dia tadi informasi mengenai perbedaan P-spot dan F-spot. Sudah tahu, kan, Bela bahwa area sensitif laki-laki itu tidak hanya satu? Nah, semoga informasi tadi bisa membantumu untuk mengeksplorasi lebih jauh agar bisa membantu pasangan mencapai orgasme.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Favo Perdana Hadiyanto Saputra
EditorFavo Perdana Hadiyanto Saputra